4 Makanan Khas Surabaya Yang Terkenal
Provinsi jawa timur adalah salah satu provinsi yang memiliki luas wilayah sekitar 47.922 km2. Dengan terdapatnya 29 Kabupaten serta 9 Kota di Jawa Timur, tidak dipungkiri bahwa provinsi ini memiliki banyak sekali budaya dan makanan khas yang tidak perlu diragukan lagi rasanya.Salah satu kota yang ada di provinsi Jawa Timur adalah kota Surabaya. Kota yang juga disebut sebagai Kota Pahlawan ini memiliki banyak sekali makanan khas yang unik dan berbeda dari daerah lain.
Jika anda kebetulan sedang berkunjung ke kota Surabaya, mungkin beberapa kuliner khas surabaya di bawah ini patut anda coba: Lontong Balap Makanan yang kalau dilihat hanya tampak seperti lautan tauge ini ternyata menjadi pilihan banyak wisatawan dan masyarakat lokal sebagai kuliner khas Surabaya yang digemari. Dilihat dari namanya mungkin anda akan terheran dan berpikir seperti apakah makanan ini? Lontong Balap adalah salah satu kuliner yang terbuat dari campuran lontong, tahu, kecambah, perkedel yang terbuat dari kacang hijau ( orang surabaya menyebutnya dengan klento ). Yang unik dari makanan khas Surabaya ini, adalah cita rasa yang diciptakan dari sambal yang terbuat dari petis serta taburan seledri yang memberikan aroma khas. Selain itu, kecambah yang terbuat dari kacang hijau dalam kuliner ini tidak dimasak sampai matang, melainkan hanya dengan air panas saja. Hmmm.. penasaran dengan rasanya ? Anda bisa mencicipi langsung di Warung Lontong Balap Pak Gendut, di jalan Prof Dr Moestopo, Surabaya. Rujak Cingur Rujak Cingur merupakan menu khas Kota Surabaya selanjutnya yang patut anda pertimbangkan. Rasanya kurang pas, jika anda tidak mencicipi kuliner satu ini saat berkunjung ke Surabaya. Rujak Cingur sama seperti kebanyakan rujak yang kita ketahui. Hanya saja, campuran sayur , tahu, tempe, lontong, serta beberapa buah ditambah dengan cingur kerbau atau sapi. Cingur sendiri adalah bahasa Surabaya yang berarti hidung, jadi Rujak Cingur adalah rujak yang diberi campuran hidung sapi. Anda bisa menikmati kuliner khas surabaya ini di warung Rujak Cingur Achmad Jais jl. Akhmad Jais 40 Rawon Surabaya Rawon adalah makanan yang terbuat dari daging sapi yang potong dadu atau melebar dengan bumbu warna hitam pekat. Dan ternyata, Rawon juga merupakan kuliner Khas surabaya yang banyak digemari oleh warga lokal maupun wisatawan. Di Surabaya, tempat makan yang menyediakan kuliner rawon yang enak ada di Warung Pojok Moro Seneng (Jl. Pucang Anom), atau di Warung Bu Lilik yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Surabaya. Semanggi Surabaya Semanggi Surabaya merupakan kuliner yang tidak bisa ditemukan ditempat lain. Makanan yang sepintas mirip pecel ini memiliki cita rasa yang khas. Bahan utama yang digunakan adalah daun semanggi, yaitu daun yang hanya bisa ditemukan didaerah lembab seperti persawahan. Daun semanggi hanya dikukus kemudian diberi bumbu semacam bumbu pecel hanya saja lebih kental, kemudian diberi lalapan kerupuk tepung yang super lebar. Nah uniknya.. saat makan Semanggi ini, anda tidak lagi menggunakan sendok, melainkan hanya memotong sebagian kerupuk dan langsung “kres”, nikmat! Untuk bisa menikmati semanggi surabaya ini, anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp.5.000 – Rp.7.000 saja. Murah bukan ?





















Toyota Kijang Innova adalah penyempurnaan produk kijang kapsul dari toyota, akrab dipanggil innova saja tanpa nama kijang. Innova merupakan penyempurnaan dari kijang kapsul, meskipun dengan tetap membawa brand kijang dan kapasitas silinder yang sama yakni 2000 cc akan tetapi produk Innova jauh berbeda dengan generasi kijang sebelumnya (keluaran generasi kijang kapsul atau yang lebih tua). Jika dilihat dari segi harga yang lebih dari 300 juta rupiah terlihat bahwa mobil ini didesain untuk menembak pasar yang lebih tinggi, coba bandingkan dari segi harga dengan kijang kapsul yang tidak lebih dari 180 juta?? kelihatan jelas bahwa innova jauh berbeda dengan kijang generasi sebelumnya.
Toyota kijang yang dulunya diletakkan pada mobil kelas bawah telah direvolusi oleh kijang innova, sehingga kijang terbaru ini tidak lagi mengandalkan harga yang murah untuk masuk pasar seperti generasi kijang terdahulu, kita ingat bahwa kijang terkenal dengan mesinnya yang bandel, harganya yang murah, daya angkut yang besar, suspensi yang tidak begitu halus, aerodinamis yang buruk, dan kaki-kaki yang mudah rusak.





