Tampilkan postingan dengan label Info Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Wisata. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 September 2015

Pulau di Indonesia yang jarang terjamah manusia



Jalan-jalan ke pulau maupun pantai memang dibutuhkan seseorang untuk melepas beban pikiran yang menganggu karena rutinitas-rutinitas yang membosankan seperti di sekolah, kampus, maupun kantor. Bagi agan-agan yang punya hobi jalan –jalan ke pulau, ada baiknya agan kunjungi pulau pulau nan cantik ini. INI SEMUA HANYA ADA DI INDONESIA !!!
1 Pulau Merah



Ke Banyuwangi ? jangan lupa mampir ke Pulau Merah. Ya, pantai Pulau Merah bisa menjadi daftar kunjungan liburan anda ketika di Banyuwangi. Pantai yang berlokasi di Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran ini memang menyimpan potensi yang luar biasa dan sedang naik daun saat ini. Ciri khas yang mudah dikenali dari pantai berpasir putih kecoklatan dengan garis pantai sepanjang ±3 km ini adalah adanya bukit yang menjulang tinggi di ujung pantainya. Bukit ini dipenuhi batu karang di bawahnya. Saat matahari terbenam akan tampak pancaran sinar yang berwarna jingga kemerahan dari balik bukit itu. Itulah sebabnya dinamakan Pulau Merah.
Pulau merah berjarak ± 80 km dari kota Banyuwangi. Akses untuk menuju lokasi sangat mudah dan cukup jelas dengan adanya rambu-rambu petunjuk arah Pulau Merah. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan angkutan umum. Jika menggunakan angkutan umum dari Banyuwangi, terdapat bisminto atau ujang jaya jurusan Pesanggaran, nanti turun di pasar Pesanggaran, setelah itu dilanjutkan menyewa ojek menuju Pulau Merah. Kalau dari arah Jember anda bisa turun di terminal Jajag lalu ganti angkutan bis menuju Pesanggaran. Secara keseluruhan rute yang akan dilewati dari Banyuwangi menuju Rogojampi, setelah sampai di simpang tiga lampu merah Rogojampi, lurus saja hingga menjumpai perempatan lampu merah Jajag dengan patokan ada patung macan putih ditengahnya, lalu belok kekiri (ke selatan), anda tinggal mengikuti rambu-rambu penunjuk arah Pesanggaran – Pulau Merah. Cukup mudah bukan ?

2. Pulau Sempu



Pulau Sempu, adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa. Pulau ini berada dalam wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Saat ini Sempu merupakan kawasan cagar alam yang dilindungi oleh pemerintah. Dalam pulau ini nyaris tidak ditemukan mata air payau.
Pulau Sempu dapat ditempuh dari Malang melalui Pantai Sendang Biru, dan penyeberangan menggunakan perahu nelayan, serta mendapat perijinan.

3. Pulau Peucang



Pulau Peucang merupakan pulau yang terdapat di selat Panaitan Kabupaten Pandeglang Banten atau sebelah timur Taman Nasional Ujung Kulon.Pulau ini bersama Pulau Panaitan dan Pulau Handeuleum termasuk dalam wilayah kawasan Taman Nasional Ujung Kulon sehingga tidak sedikit wisatawan yang berkunjung ke Taman Ujung Kulon, juga berkunjung ke pulau berpasir putih ini.Karena dalam wilayah Taman Nasional Ujung Kulon,Pulau Peucang juga diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, bersama dengan Pulau Panaitan dan Pulau Handeuleum.
Dinamakan peucang mengambil nama dari sejenis siput yang sering ditemukan di pantainya. Penduduk setempat biasa menyebutnya "mata peucang". "Peucang" juga adalah istilah dalam Bahasa Sunda untuk menyebut kancil.
Pantai pulau ini teramat indah dengan hamparan pasir putih dengan laut hijau muda kebiru-biruan. Warna biru lautnya sangat ideal untuk kegiatan berenang, menyelam, memancing, atau snorkeling. Di pulau ini juga terdapat sebuah air terjun di Citerjun.

4. Pulau Sebuku



Pulau Sebuku adalah sebuah pulau yang terletak di selat Sunda yang terletak di sebelah selatan perairan Kabupaten Lampung Timur.
Pulau ini letaknya berada di sebelah utara dari pulau Sebesi dan timur pulau Serdang dan pulau Legundi.

5. Pulau Mandalika



Mandalika, adalah sebuah pulau kecil di Laut Jawa, tepatnya di sebelah utara pantai utara Jawa Tengah. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Posisi lebih tepatnya berada di sebelah utara desa Ujung Watu, berjarak sekitar 2 km dan bisa dilihat dengan jelas dari desa tersebut. Untuk menuju pulau ini bisa menggunakan perahu nelayan (perahu dengan mesin tempel) dan memerlukan waktu tempuh tidak lebih dari 0,5 jam. Di pulau ini berdiri sebuah mercu suar yang digunakan sebagai tanda batas daratan bagi kapal-kapal berbadan besar.
Letak Pulau Mandalika ini berhadap-hadapan langsung dengan lokasi wisata Benteng Portugis yang terletak persis di pinggir pantai desa Ujung Watu. Desa ini termasuk ke dalam wilayah kecamatan Keling yang masih dalam wilayah Kabupaten Jepara, dan berdekatan pula dengan perbatasan Kabupaten Pati, di sebelah utara kawasan pegunungan Muria.
Mandalika adalah kepulauan yang bisa dilihat jelas dari Benteng Portugis di daerah Keling - Jepara. Mandalika hanya berjarak 500 meter dari bibir tebing Benteng Portugis. Jalur Kapal Kartini Karimunjawa-Jepara melintas di antara Benteng Portugis dan pulau Mandalika.

6. Pulau Biak



Biak adalah pulau kecil yang terletak di Teluk Cendrawasih dekat sebelah utara pesisir Provinsi Papua, Indonesia. Posisi Biak berada di sebelah barat laut Papua Nugini. Biak adalah pulau terbesar di antara rantai kepulauan kecil, serta mempunyai banyak atol dan terumbu karang.
Pada zaman silam, Pulau Biak termasuk wilayah kekuasaan Kesultanan Tidore yang membaginya menjadi 9 distrik (uli siwa). Pada Perang Dunia II, lapangan terbang strategis milik Pasukan Imperial Jepang berada di sana sebagai pangkalan komando pada Perang Pasifik. Tentara Amerika Serikat kemudian menguasai pulau itu. Pada 29 Mei 1944, pertempuran antar-tank terjadi di Biak.
Biak menjadi milik Indonesia dari genggaman Belanda, bersama dengan Irian Jaya (Papua), tahun 1960-an. Pada tahun 2005, pemerintah Rusia berkomitmen untuk meluncurkan roket dan satelit dari Pulau Biak karena lokasi yang strategis serta berada tidak jauh dari lautan.
Secara administratif, Pulau Biak terbagi atas 2 kabupaten: bagian barat merupakan wilayah Kabupaten Supiori, sedangkan bagian timur bagian dari wilayah Kabupaten Biak Numfor.

7. Pulau Derawan



Pulau Derawan terletak di Kepulauan Derawan, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur Satuan morfologi Pulau Derawan adalah dataran pantai bertopografi datar. Pantai pasir memiliki kemiringan lereng sekitar 7° - 11° dengan lebar 13,5 - 20 meter. Pulau Derawan telah dicalonkan untuk menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2005.
Di perairan sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. Terdapat beraneka ragam biota laut di sini, diantaranya cumi-cumi (cuttlefish), lobster, ikan pipa (ghostpipe fish), gurita (bluering octopus), nudibranchs, kuda laut (seahorses), belut pita (ribbon eels) dan ikan skorpion (scorpionfishes).
Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai "Blue Trigger Wall" karena pada karang dengan panjang 18 meter tersebut banyak terdapat ikan trigger (red-toothed trigger fishes).

8. Pulau Ular



Pulau Ular, terletak di Wisata Alam Desa Pai Kecamatan Wera Kabupaten Bima – NTB bisa menjadi destinasi seru yang menantang untuk sebuah perjalanan. Bayangkan saja, di pulau ini masih terdapat ratusan ular yang hidup di alam bebas tanpa pengamanan apapun.
Jangan takut! Konon, ular-ular di pulau tersebut jinak. Tidak pernah sekali pun ada wisatawan yang terluka karena ular-ular di pulau ini. Melansir situs resmi Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Senin (4/6/2012), ular-ular yang mendiami pulau ini sangat unik dan bersahabat.
Bagi pecinta reptil khususnya ular, pergi ke pantai Pulau Ular yang berada di perairan bagian timur wilayah Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, NTB sangat menyenangkan. Di pulau yang memerlukan waktu tempuh sekitar 45 menit dari jantung Kota Bima ini, dengan mudah Anda akan menemukan ular penghuni pulau.
Tidak perlu heran karena pulau yang masuk ke dalam daerah Pantai Oi Caba ini merupakan habitat asli ular laut. Ular-ular di sini mempunyai daya tarik melalui fisiknya. Warna putih dan perak berpadu dengan hitam yang mengkilap menjadi ciri khas ular-ular ini. Bentuk ekornya yang pipih menguatkan bahwa jenis ini termasuk ular laut. Siapapun tahu ular laut adalah jenis yang sangat beracun. Namun, ular-ular di Pulau Ular ini tidak akan menyerang.
Meskipun, awalnya menyeramkan kini banyak wisatawan yang melancong ke pulau unik ini. Perjalanan menuju wisata Pulau Ular, para pengunjung dapat menghabiskan waktu dengan jarak tempuh lebih kurang 45 menit perjalanan dari Kota Bima, dengan menggunakan transportasi darat baik berupa kendaraan bus ataupun sepeda motor. Setelah tiba di Desa Kalo, Kecamatan Wera, selanjutnya untuk menuju Pulau Ular, pengunjung wisata harus menggunakan perahu/ sampan yang telah disediakan masyarakat sekitar dengan waktu tempuh 15 menit dari daratan ke pulau ular tersebut. Tidak perlu khawatir soal tarif untuk berwisata ke Pulau Ular ini, setidaknya tidak menguras isi kantong yang berlebihan seperti ke tempat wisata lain yang berada di daerah lain yang ada di Indonesia. motor boat selama 15 menit. Ketika tiba di rumah sang ular, rasa takut justru berubah menjadi kagum.

Pulau di Indonesia yang jarang terjamah manusia

Jalan-jalan ke pulau maupun pantai memang dibutuhkan seseorang untuk melepas beban pikiran yang menganggu karena rutinitas-rutinitas yang membosankan seperti di sekolah, kampus, maupun kantor. Bagi agan-agan yang punya hobi jalan –jalan ke pulau, ada baiknya agan kunjungi pulau pulau nan cantik ini. INI SEMUA HANYA ADA DI INDONESIA !!!

1 Pulau Merah



Ke Banyuwangi ? jangan lupa mampir ke Pulau Merah. Ya, pantai Pulau Merah bisa menjadi daftar kunjungan liburan anda ketika di Banyuwangi. Pantai yang berlokasi di Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran ini memang menyimpan potensi yang luar biasa dan sedang naik daun saat ini. Ciri khas yang mudah dikenali dari pantai berpasir putih kecoklatan dengan garis pantai sepanjang ±3 km ini adalah adanya bukit yang menjulang tinggi di ujung pantainya. Bukit ini dipenuhi batu karang di bawahnya. Saat matahari terbenam akan tampak pancaran sinar yang berwarna jingga kemerahan dari balik bukit itu. Itulah sebabnya dinamakan Pulau Merah.
Pulau merah berjarak ± 80 km dari kota Banyuwangi. Akses untuk menuju lokasi sangat mudah dan cukup jelas dengan adanya rambu-rambu petunjuk arah Pulau Merah. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan angkutan umum. Jika menggunakan angkutan umum dari Banyuwangi, terdapat bisminto atau ujang jaya jurusan Pesanggaran, nanti turun di pasar Pesanggaran, setelah itu dilanjutkan menyewa ojek menuju Pulau Merah. Kalau dari arah Jember anda bisa turun di terminal Jajag lalu ganti angkutan bis menuju Pesanggaran. Secara keseluruhan rute yang akan dilewati dari Banyuwangi menuju Rogojampi, setelah sampai di simpang tiga lampu merah Rogojampi, lurus saja hingga menjumpai perempatan lampu merah Jajag dengan patokan ada patung macan putih ditengahnya, lalu belok kekiri (ke selatan), anda tinggal mengikuti rambu-rambu penunjuk arah Pesanggaran – Pulau Merah. Cukup mudah bukan ?

2. Pulau Sempu



Pulau Sempu, adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa. Pulau ini berada dalam wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Saat ini Sempu merupakan kawasan cagar alam yang dilindungi oleh pemerintah. Dalam pulau ini nyaris tidak ditemukan mata air payau.
Pulau Sempu dapat ditempuh dari Malang melalui Pantai Sendang Biru, dan penyeberangan menggunakan perahu nelayan, serta mendapat perijinan.

3. Pulau Peucang



Pulau Peucang merupakan pulau yang terdapat di selat Panaitan Kabupaten Pandeglang Banten atau sebelah timur Taman Nasional Ujung Kulon.Pulau ini bersama Pulau Panaitan dan Pulau Handeuleum termasuk dalam wilayah kawasan Taman Nasional Ujung Kulon sehingga tidak sedikit wisatawan yang berkunjung ke Taman Ujung Kulon, juga berkunjung ke pulau berpasir putih ini.Karena dalam wilayah Taman Nasional Ujung Kulon,Pulau Peucang juga diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, bersama dengan Pulau Panaitan dan Pulau Handeuleum.
Dinamakan peucang mengambil nama dari sejenis siput yang sering ditemukan di pantainya. Penduduk setempat biasa menyebutnya "mata peucang". "Peucang" juga adalah istilah dalam Bahasa Sunda untuk menyebut kancil.
Pantai pulau ini teramat indah dengan hamparan pasir putih dengan laut hijau muda kebiru-biruan. Warna biru lautnya sangat ideal untuk kegiatan berenang, menyelam, memancing, atau snorkeling. Di pulau ini juga terdapat sebuah air terjun di Citerjun.

4. Pulau Sebuku



Pulau Sebuku adalah sebuah pulau yang terletak di selat Sunda yang terletak di sebelah selatan perairan Kabupaten Lampung Timur.
Pulau ini letaknya berada di sebelah utara dari pulau Sebesi dan timur pulau Serdang dan pulau Legundi.

5. Pulau Mandalika



Mandalika, adalah sebuah pulau kecil di Laut Jawa, tepatnya di sebelah utara pantai utara Jawa Tengah. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Posisi lebih tepatnya berada di sebelah utara desa Ujung Watu, berjarak sekitar 2 km dan bisa dilihat dengan jelas dari desa tersebut. Untuk menuju pulau ini bisa menggunakan perahu nelayan (perahu dengan mesin tempel) dan memerlukan waktu tempuh tidak lebih dari 0,5 jam. Di pulau ini berdiri sebuah mercu suar yang digunakan sebagai tanda batas daratan bagi kapal-kapal berbadan besar.
Letak Pulau Mandalika ini berhadap-hadapan langsung dengan lokasi wisata Benteng Portugis yang terletak persis di pinggir pantai desa Ujung Watu. Desa ini termasuk ke dalam wilayah kecamatan Keling yang masih dalam wilayah Kabupaten Jepara, dan berdekatan pula dengan perbatasan Kabupaten Pati, di sebelah utara kawasan pegunungan Muria.
Mandalika adalah kepulauan yang bisa dilihat jelas dari Benteng Portugis di daerah Keling - Jepara. Mandalika hanya berjarak 500 meter dari bibir tebing Benteng Portugis. Jalur Kapal Kartini Karimunjawa-Jepara melintas di antara Benteng Portugis dan pulau Mandalika.

6. Pulau Biak



Biak adalah pulau kecil yang terletak di Teluk Cendrawasih dekat sebelah utara pesisir Provinsi Papua, Indonesia. Posisi Biak berada di sebelah barat laut Papua Nugini. Biak adalah pulau terbesar di antara rantai kepulauan kecil, serta mempunyai banyak atol dan terumbu karang.
Pada zaman silam, Pulau Biak termasuk wilayah kekuasaan Kesultanan Tidore yang membaginya menjadi 9 distrik (uli siwa). Pada Perang Dunia II, lapangan terbang strategis milik Pasukan Imperial Jepang berada di sana sebagai pangkalan komando pada Perang Pasifik. Tentara Amerika Serikat kemudian menguasai pulau itu. Pada 29 Mei 1944, pertempuran antar-tank terjadi di Biak.
Biak menjadi milik Indonesia dari genggaman Belanda, bersama dengan Irian Jaya (Papua), tahun 1960-an. Pada tahun 2005, pemerintah Rusia berkomitmen untuk meluncurkan roket dan satelit dari Pulau Biak karena lokasi yang strategis serta berada tidak jauh dari lautan.
Secara administratif, Pulau Biak terbagi atas 2 kabupaten: bagian barat merupakan wilayah Kabupaten Supiori, sedangkan bagian timur bagian dari wilayah Kabupaten Biak Numfor.

7. Pulau Derawan



Pulau Derawan terletak di Kepulauan Derawan, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur Satuan morfologi Pulau Derawan adalah dataran pantai bertopografi datar. Pantai pasir memiliki kemiringan lereng sekitar 7° - 11° dengan lebar 13,5 - 20 meter. Pulau Derawan telah dicalonkan untuk menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2005.
Di perairan sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. Terdapat beraneka ragam biota laut di sini, diantaranya cumi-cumi (cuttlefish), lobster, ikan pipa (ghostpipe fish), gurita (bluering octopus), nudibranchs, kuda laut (seahorses), belut pita (ribbon eels) dan ikan skorpion (scorpionfishes).
Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai "Blue Trigger Wall" karena pada karang dengan panjang 18 meter tersebut banyak terdapat ikan trigger (red-toothed trigger fishes).

8. Pulau Ular



Pulau Ular, terletak di Wisata Alam Desa Pai Kecamatan Wera Kabupaten Bima – NTB bisa menjadi destinasi seru yang menantang untuk sebuah perjalanan. Bayangkan saja, di pulau ini masih terdapat ratusan ular yang hidup di alam bebas tanpa pengamanan apapun.
Jangan takut! Konon, ular-ular di pulau tersebut jinak. Tidak pernah sekali pun ada wisatawan yang terluka karena ular-ular di pulau ini. Melansir situs resmi Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Senin (4/6/2012), ular-ular yang mendiami pulau ini sangat unik dan bersahabat.
Bagi pecinta reptil khususnya ular, pergi ke pantai Pulau Ular yang berada di perairan bagian timur wilayah Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, NTB sangat menyenangkan. Di pulau yang memerlukan waktu tempuh sekitar 45 menit dari jantung Kota Bima ini, dengan mudah Anda akan menemukan ular penghuni pulau.
Tidak perlu heran karena pulau yang masuk ke dalam daerah Pantai Oi Caba ini merupakan habitat asli ular laut. Ular-ular di sini mempunyai daya tarik melalui fisiknya. Warna putih dan perak berpadu dengan hitam yang mengkilap menjadi ciri khas ular-ular ini. Bentuk ekornya yang pipih menguatkan bahwa jenis ini termasuk ular laut. Siapapun tahu ular laut adalah jenis yang sangat beracun. Namun, ular-ular di Pulau Ular ini tidak akan menyerang.
Meskipun, awalnya menyeramkan kini banyak wisatawan yang melancong ke pulau unik ini. Perjalanan menuju wisata Pulau Ular, para pengunjung dapat menghabiskan waktu dengan jarak tempuh lebih kurang 45 menit perjalanan dari Kota Bima, dengan menggunakan transportasi darat baik berupa kendaraan bus ataupun sepeda motor. Setelah tiba di Desa Kalo, Kecamatan Wera, selanjutnya untuk menuju Pulau Ular, pengunjung wisata harus menggunakan perahu/ sampan yang telah disediakan masyarakat sekitar dengan waktu tempuh 15 menit dari daratan ke pulau ular tersebut. Tidak perlu khawatir soal tarif untuk berwisata ke Pulau Ular ini, setidaknya tidak menguras isi kantong yang berlebihan seperti ke tempat wisata lain yang berada di daerah lain yang ada di Indonesia. motor boat selama 15 menit. Ketika tiba di rumah sang ular, rasa takut justru berubah menjadi kagum.

Air Terjun 'Lady Diana' yang Indah di Sumbawa





Air Terjun 'Lady Diana' yang Indah di Sumbawa


Liputan6.com, Sumbawa - Air terjun Mata Jitu di kawasan Hutan Buru, Pulau Moyo, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, sejak dulu menjadi destinasi wisata pelancong dari berbagai belahan dunia.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Senin (6/10/2014), untuk mencapai air terjun itu, para pengunjung menempuh jarak sekitar 7 km dari Desa Labuhan Aji.
Sayangnya, lokasi wisata itu hanya bisa diakses dengan menggunakan sepeda motor. Jika naik ojek bersiaplah merogoh kocek Rp 100 ribu. Namun banyak juga wisatawan yang berjalan santai sambil menikmati indahnya hutan tropis.
Sebuah jembatan dari kayu dan tebing curam harus dilalui untuk tiba di air terjun Mata Jitu. Segala penat akan hilang saat menyaksikan air terjun.
Dari bebatuan bersusun 3 yang ada disana, bentuknya bagaikan stalaktit raksasa yang biasa hanya ditemukan di gua-gua. Beningnya air menambah keindahannya hingga memikat banyak pesohor dunia.
Setelah kunjungan Putri Diana, para penduduk lokal menyebut air terjun Mata Jitu itu sebagai air terjun Lady Diana. Para pesohor yang berkunjung ke air terjun itu tidak pernah lupa untuk mengabadikan keindahannya.
Kini demi menjaga kelestariannya, para pengunjung dilarang mandi di air terjun Mata Jitu. Meskipun tidak sedikit pula para pengunjung yang nakal dan tetap berenang di lokasi itu.

Selasa, 25 Agustus 2015

PROMO SEWA MURAH

SEWA MOBIL SURABAYA | RENTAL MOBIL SURABAYA | RENTCAR SURABAYA
LAYANAN 24 JAM NONSTOP



---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
KETENTUAN SEWA :
  • Rute Khusus Dalam Kota Surabaya & Rute Jawatimur
  • Pemakaian Sewa Terhitung Per Tanggal / Full Day
  • Start Pemakaian Jam 7 Pagi - Finish Sewa Max 23.00 Malam
  • Hanya Berlaku Di Hari Kerja {Senin-Jumat}
  • Harga Diatas Tidak Berlaku Pada Hari Sabtu, Minggu, Dan Hari Libur Nasional
  • Harga Belum Termasuk : BBB, Tol, Parkir, Dan Makan Driver {Ditanggung Penyewa}
  • Penginapan Driver Ditanggung Penyewa {Bilamana Ada}
  • Berlaku Sampai 31 Desember 2015
  • Hanya Berlaku Order Via Booking Online - Klik Di Sini....!!!!!
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Info Selengkapnya Hubungi :
D’BEST RENTCAR ~ CV.PRASETYA PRATAMA
logo home2 Jl. Jambangan Kebon Agung Tol No 03 Surabaya-60232.
2 Office : 031- 8296090
hgfjfgj 081358979797 ~ 085866585858
fsg 769c3857
ryryuyr dbestrentcar@gmail.com
=======================================================================================

Senin, 24 Agustus 2015

PROMO - SEWA MOBIL SURABAYA

SEWA MOBIL SURABAYA | RENTAL MOBIL SURABAYA | RENTCAR SURABAYA
LAYANAN 24 JAM NONSTOP



---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Info Selengkapnya Hubungi :
D’BEST RENTCAR ~ CV.PRASETYA PRATAMA
logo home2 Jl. Jambangan Kebon Agung Tol No 03 Surabaya-60232.
2 Office : 031- 8296090
hgfjfgj 081358979797 ~ 085866585858
fsg 769c3857
ryryuyr dbestrentcar@gmail.com
=======================================================================================

Minggu, 28 Juni 2015

Wisata Pelajar Kampung Inggris


Yuk… Liburan ke Kampung Inggris!!!


LIBURAN Sekolah adalah momen yang ditunggu banyak orang. Lebih beruntung lagi, liburan sekolah kali ini berdekatan dengan libur Lebaran. Manfaatkanlah momen ini sebagai waktu berkualitas dan menjalin keceriaan dalam kebersamaan dengan our friends. Oleh karena itu, persiapkanlah agenda berlibur yang menarik dan berbeda, misalnya dengan melakukan perjalanan atau safari intelektual menuju destinasi berikut ini.









Kampung Inggris
Kampung Inggris memiliki batas teritorial yang sangat kecil, terdiri dari 4 RW tepatnya di persinggungan antara 2 Desa Tulungrejo dan Pelem.
Siapa yang masih tak kenal Pare dengan “kampung Inggris”-nya? Nama kampung Inggris ini bagaikan magnet yang telah menarik minat para pelajar dari berbagai daerah di Indonesia kesini, bahkan warga negara tetangga Malaysia, Philipina, Timor Leste, dan dari Libya di benua Afrika pun tidak ketinggalan ikut belajar bahasa Inggris di Pare. Kampung inggris memiliki eksotika yang mampu menarik masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Daya pikat tersebut bukan karena alamnya yang memiliki pemandangan romantis seperti tempat wisata lain, tapi lebih disebabkan kultur masyarakat yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah dengan dijadikannya bahasa Inggris sebagai medium of communication. Sehingga bukan hal yang asing lagi ketika ditemukan asrama-asrama atau kos-kosan secara intensif berbasiskan English area. Bahkan kemana-mana, di jalan maupun nongkrong di warung, semua orang ngomong dan belajar bahasa Inggris.





Pembelajaran bahasa Internasional pertama (Inggris) dikampung ini berbeda dari yang lain. Baik dari sisi metode, tempat maupun sarana prasarana. Dari perbedaan-perbedaan tersebut, belajar bahasa Inggris di kampung Inggris tidak membutuhkan waktu lama. Cukup dengan satu atau dua bulan dijamin kemampuan berbahasa Inggris lebih PeDe dari pada belajar di tempat lain yang bertahun-tahun. Tidak percaya, bisa anda buktikan !!!
Di samping suasana yang kondusif dan nyaman, Pare bukan hanya untuk kalangan elit atau kaya raya, melainkan untuk semua lapisan masyarakat yang mau belajar. Kampung ini berkomitmen untuk menjadi kampung inklusif. Komitmen ini diwujudkan dengan memberikan peluang dan kesempatan yang sama kepada siapapun untuk belajar bahasa Inggris, termasuk kepada para penyandang different ability (difabel). Itulah sebabnya semua pembiayaan di sini, mulai dari biaya pendidikan sampai biaya hidup dapat terjangkau oleh siapapun. Kendatipun demikian, kualitas tetap di depan…
Bagi anda yang minim informasi, pasti akan mengalami kebingungan ketika sudah landing di Kampung Inggris. Sebab anda akan menemui ratusan lembaga kursus yang berdiri di sini. Variasi program yang ditawarkan akan membuat anda bingung terlebih jika anda tidak memiliki banyak waktu mulai dari Grammar, speaking, writing, job interview, pronounciation, dll. Masing-masing lembaga memiliki spesifikasi program unggulan yang ditawarkan, maka anda akan membutuhkan banyak waktu untuk menyempurnakan skill bahasa inggris secara keseluruhan.
Mulai sekarang anda tidak usah bingung terutama bagi anda yang memiliki keterbatasan waktu tetapi ingin mendapatkan semua skill, sekedar berbagi informasi agar anda tidak salah pilih program dengan waktu yang efesien, efektif dan tentunya ekonomis. Di kampung Inggris hanya ada sedikit lembaga bonafit yang menawarkan paket komplit, salah satunya Global English. Hal yang membedakan Global English (GE) dengan lembaga lain selain tawaran hemat waktu, hemat biaya dengan mutu terjamin juga landasan profesionalisme dan proporsionalisme yang mereka junjung. Sebelum anda pilih kelas anda akan ada tes kemampuan inggris. Tujuannya adalah untuk penempatan kelas yang sesuai dengan porsi kemampuan anda sebelumnya agar tidak salah pilih kelas. Kemudian GE juga memiliki tutor yang sangat handal dengan kreativitas metode yang akurat dan implikatif kepada peningkatan kemampuan kita. Ingat !!! kreativitas metode dan keahlian dari turor serta lingkungan belajar yang kondusif akan tidak berpengaruh apapun bila anda tidak mempunyai kesungguhan. Maka bulatkan niat untuk menggapai mimpi anda dengan penguasaan skill bahasa Inggris ke Kampung Inggris.